Address
Ds. Sinanggul RT 20 RW 04 Jepara
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
Ds. Sinanggul RT 20 RW 04 Jepara
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Rp3.000.000
Meja konsul ukir jati Jepara dengan desain minimalis, cocok untuk ruang tamu dan lorong. Kayu jati solid, finishing natural, dan ukiran klasik.
Bahan: Kayu jati solid
Warna: Natural gloss
Ukuran: 120 x 30 x 90 cm
Fitur unggulan: Ukiran Jepara klasik, desain elegan, konstruksi kokoh, cocok untuk ruang tamu
• Konsol Pintu Masuk pada gambar terbuat dari Jati Natural.
Masih bingung soal ukuran, warna, atau model?
Konsultasikan langsung via WhatsApp 💬
Meja konsul minimalis ukir jati Jepara ini merupakan perpaduan unik antara kemewahan ukiran tradisional dengan desain minimalis yang modern. Terbuat dari kayu jati solid berkualitas tinggi, produk ini tidak hanya kuat, tetapi juga menghadirkan keanggunan alami pada setiap sudut ruangan Anda.
Dengan dimensi sekitar 120 cm x 30 cm x 90 cm (P x L x T), meja konsul ini sangat ideal ditempatkan di lorong, ruang tamu, atau bahkan sebagai meja foyer. Finishing kayu ganda menghasilkan warna natural gloss yang menampilkan serat jati secara indah. Selain itu, bagian kaki dan apron meja dihiasi dengan ukiran tangan bergaya klasik khas Jepara, menambah kesan mewah namun tetap ringan dipandang.
Meskipun bergaya klasik, meja konsul minimalis ukir jati ini tetap fungsional untuk berbagai kebutuhan. Anda bisa meletakkannya sebagai tempat pajangan, vas bunga, atau bahkan untuk menyimpan barang-barang kecil di atas permukaannya. Terlebih lagi, karena menggunakan kayu jati solid, daya tahan produk ini sangat tinggi—cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Karena itu, meja ini cocok diletakkan di area masuk rumah untuk menyambut tamu, atau di sudut ruang keluarga sebagai elemen dekoratif. Ukiran klasiknya memberikan sentuhan artistik yang mempercantik ruangan bergaya tradisional, vintage, maupun kolonial.
Untuk menjaga kualitasnya, lap permukaan meja secara rutin dengan kain lembut yang kering. Meskipun begitu, hindari penggunaan cairan kimia keras agar warna finishing tetap awet. Bersihkan sela-sela ukiran dengan kuas halus agar debu tidak menumpuk.
Reviews
There are no reviews yet.